Followers

Wednesday, 18 January 2012

Hanya sebuah bisikan do'a


Bagai malam dan siang, silih berganti memutar waktu…
Pasang surut ombak lautan mengikis karang…
Mati serta lahirnya umat manusia…
                Yah, seperti itulah rasaku padamu…
                Seolah kau selalu hadir dan pergi begitu saja…
                Datang membawa harapan dan pergi meninggalkan luka yang mendalam…
Menikam batin ini dalam pesona indahnya cinta…
Membelenggu raga ini dalam penjara asmara…
Mengikis iman ini dalam dasyatnya rindu…
                Tuhanku, jagalah aku beserta iman taqwaku…
                Tujukan semuanya hanya pada-Mu…
                Rindukan aku hanya pada yang rindu cinta kasih-Mu…

Bait rindu sahabatku


Ku tapaki jalan berbatu penuh liku…
Seolah tiada daya lagi untukku melaju…
Terperosok!
Tergelincir hingga lenyap tenaga dari raga…
Jabat tanganmu yang mampu kuatkan aku…
Membuatku tetap tegar berdiri hingga saat ini…
Membuatku merasa berarti berada di dunia ini…
Kau semangat kala aku merasa give up…
Kau genggam tanganku kuat-kuat…
Menuntunku hingga aku mampu berdiri kembali…
Menjagaku dalam pelukmu…
Tiada yang mampu aku katakan, sahabatku…
Tiada yang mampu untuk aku ungkapkan…
Tiada yang mampu aku berikan kepadamu…
Hanya ini, kesetiaan ini yang aku punya…
Tak berharap kau dapat membacanya…
Tak berharap kau mau membalasnya…
Tak berharap kau sudi merasakannya…
Hanya ingin kau tahu jika aku mencintaimu…
Hanya ingin kau tahu jika aku akan menjagamu semampuku…
Hanya ingin kau tahu jika kaulah sahabatku meski dalam diam batinku…
Dalam tenang jiwaku bersamamu…
Dalam gemerlap dunia yang menyilaukanmu…
Yang membuatku tak mengenalmu…
Yang membuatmu mengacuhkanku…