Followers

Sunday, 8 April 2012

Tiada makna, hanya sebuah kata!

Saat hati telah buta oleh cinta...
Setan yang mampu berkuasa...
Membius raga dalam jiwa...
Menuntut nafsu dalam angkara murka...
Ah, bodoh!
Dimana Tuhanmu saat itu?
Bukankah selalu ada dihatimu?
Atau hanya tinggal dibibirmu?
Semua sirna, terkubur jadi satu dengan nafsu...
Walaa Taqrobuzzina!
Seolah hanya sebuah kata tanpa makna...
Bukankah telah terpatri dalam diri?
Bahkan telah merasuk dalam hati...
Bagai karang yang terhempas ombak...
Sirna!
Telah sirna begitu cepat dalam sekejap mata...
Tangan dewa meninggalkan rasa perih dalam dada...
Membasuh hati yang telah buta...
Kini telah mampu lagi meneteskan air mata...
Ketika hati tergetar saat berucap...
Astaqhfirullah hal'adziim...
Aku benar mencintainya...