Sebagai mahasiswa sastra in English Department saya sangat senang sekali, meskipun dosen sastra di kampus saya terkenal killer dan saya juga yakin itu (hehehe peace ma’am, sir…) tapi saya senang aja berada disini. Yah, meskipun saya tidak terlalu mahir dalam bersastra ria apalagi sastra asing yang banyak datang dari daratan Eropa yang asing buat saya. Disinilah tempat untuk belajar lebiih banyak tentang karya-karya sastra Eropa tersebut, disinilah tempat kita mencari tahu tentang sastrawan-sastrawan terkenal dalam dunia sastra. Datang dengan sedikit pengetahuan tentang sastra dan berlalu dengan banyak ilmu tentang sastra, menganalisa sampai mengkritik karya sastra. Ouw, itu masih jauh sekali untuk mampu saya lakukan. Yah, belajar dulu deh. Nanti baru jadi sastrawati handal, cieeeeeeeeeeee….
Sastra selalu jodoh dari kata “Lebhay” atau “Alay”, hahaha but that is literature! And that is natural from our mind and our soul, exactly! Tapi tingkat kelebaian orang itu beda-beda, ada yang normal tapi ada juga yang terkesan “nggilani”. Dalam sastra inilah kita belajar untuk menempatkan “kelebaian” kita dalam porsi yang sesungguhnya, dalam takaran yang pas. Yang namanya sastra adalah bicara tentang budaya, budaya yang ada dalam lingkungan social kita. Bagaimana fungsi karya sastra dalam masyarakat dan bagaimana karya satra meningkatkan moral masyarakat.
Literature is beautiful, sastra akan mampu membuat kita mengenali seperti apa diri kita sebenarnya. Dengan sastra kita mampu mengungkapkan apa yang kita rasakan dengan bahasa-bahasa yang indah, bermain kata dan seni. Kombinasi yang sangat sempurna. Let’s come in my class, join with literary class. J
No comments:
Post a Comment