Followers

Thursday, 3 May 2012

Bulan Merah

Dibawah sinar hangat rembulan bertabur sejuta bintang...
Aku rebahkan raga tanpa balutan jiwa...
Seolah telah mati tanpa terpacu jantung lagi...
Seperti saat ada dirimu disisiku...
Seperti saat tanpamu disisiku...
Aku mati!
Tanpa nafasmu, tanpa hangat dekap tubuhmu...
Aku rapuh tanpamu!
Dibawah langit yang kiat menghitam...
Aku masih disini menunggu bulan merah itu...
Menunggu saat kau genggam jemariku...
Masih tetap menunggu saat kau kecup hangat keningku...
Dan akan masih tetap menunggu hingga kau serukan Lafadz suci itu...
Didepan sejuta umat dengan bangga kau kabarkan bahwa aku milikmu, hanya untukmu!
Dengan kalimat suci yang akan selalu aku tunggu...
Bahkan hingga lelah raga dan jenuh jiwa menunggu...

No comments:

Post a Comment